Ikhlas itu diakhir bukan diawal

Ikhlas itu diakhir bukan diawal

Selama ini Saya salah paham bahwa, “Ikhlas itu harus dilaksanakan sejak awal perbuatan sampai akhir perbuatan(hasil) telah ada”.
Ternyata itu salah!!
Saya baru tahu bahwa ikhlas itu harus dilaksanakan baru setelah ada hasil, yang sebelumnya didahului usaha. Apapun bentuk hasilnya.
Kalau sejak awal perbuatan(usaha) yang kita lakukan, kita sudah merasa ikhlas duluan, terus buat apa kita bersusah-susah berusaha, toh apapun hasilnya kita mesti ikhlas? Ternyata selama ini Saya salah memahami bab ikhlas.
Seharusnya ikhlas itu dilaksanakan ketika kita sudah berusaha semampunya dan ketika sudah mendapatkan hasil akhir, barulah kita harus ikhlas terhadap hasil tersebut.
“Ikhlas diawal ataupun ditengah perbuatan(usaha) adalah suatu pemahaman yang kurang tepat.”
Ikhlas itu seperti Jenderal Tieun Feunk, walaupun dia sudah menjalani 999 kali kehidupan dan mengalami 999 kali siksaan cinta. Ia tetap menjadi pengagum “cinta”. Ia tetap menjadi “pencinta” dan “pecinta”.
pret laah…
Jumat, 9 Februari 2018

Beranda

0 Komentar

  1. Belum ada komentar.

www.000webhost.com