Gaya Penulisan

Saya menulis untuk kesenangan saya. Saya tidak mempermasalahkan apa isi tulisan saya, selagi tulisan saya tidak terlalu menyinggung orang lain. Kalaupun ada yang tersinggung, mungkin karena terlalu serius dan baper menanggapi omongan saya. Awalnya saya berusaha ingin menulis dengan rapi dan sesuai EYD dan Kamus KBBI. Saya biasa merujuk pada Kamus KBBI Kemendikbud ataupun tulisan–tulisannya Pak Ivan Lanin di Github–nya Ivan Lanin atau juga di twitter–nya beliau. Sesekali saya juga bertanya pada beliau untuk tahu kata apa yang pas dan sesuai pedoman kamus bahasa Indonesia dan perbendaharaan kata dan kalimat dan untungnya selalu ditanggapi.

Bagus juga belajar lagi sedikit–sedikit tentang bahasa Indonesia. Kadang mempelajari sesuatu dengan cara santai dan tidak terlalu serius malah kadang bisa mempercepat proses pemahaman. Akhir–akhir ini saya tidak terlalu lagi begitu memperhatikan susunan kata dan kalimat yang saya tulis. Memang jika menulis sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan sesuai grammar–nya bahasa Indonesia akan mudah dicerna oleh yang membacanya, tapi dipikir–pikir capek juga kalau harus terus seperti itu. Saya pun memutuskan apa yang saya tulis yang penting enak ditulis oleh saya dan enak dibaca oleh saya. Karena mungkin beberapa waktu ke depan pun belum tentu saya bertahan dengan gaya tulisan saya yang seperti ini terus, tentu pasti akan berubah sesuai perkembangan mental dan usia saya. Walau begitu, saya masih sangat tertarik dengan cara, aturan, ataupun penggunaan tata kalimat dalam bahasa Indonesia. Mungkin saya tidak akan pernah berhenti melihat, mendengar, atau mempelajari tentang hal semacam ini.

Mempelajari perbendaharaan kata dan aturan penulisan dalam bahasa Indonesia setidaknya sedikit mengubah pola pikir saya tentang bahasa Indonesia itu sendiri. Ternyata masih sangat banyak sekali kata dan aturan penulisan kalimat dalam bahasa Indonesia yang belum saya tahu.

Sekarang buat saya tidak terlalu penting menulis dengan gaya bahasa seperti apa… Apakah gaya baku, tidak baku, gaya bebas, nyeleneh, atau apapun. Yang penting masih dalam penggunaan kalimat yang wajar, dimengerti oleh akal sehat dan tidak menggunakan kata–kata yang terlalu buruk. Toh nanti juga pasti gaya tulisan saya bakalan berubah lagi dan juga bukan tulisan ilmiah yang harus seusai EYD da sebagainya juga… Yang penting saya tahu mana penggunaan kata dan kalimat yang benar dan mana kata atau kalimat yang kurang tepat. Hanya sebagai perbandingan saja supaya tahu dan bisa menempatkan kata dan kalimat sesuai mestinya. Soal sering digunakan atau tidak, itu urusan lain.

18 Maret 2018

0 Komentar

  1. Belum ada komentar.

www.000webhost.com